Kamis, 15 November 2007

Personafile: Situs Affiliasi Rekomendasi AGLOCO

Perusahaan tidak akan bekerjasama (atau beriklan) dengan AGLOCO jika tidak menguntungkan bagi mereka. Jadi mereka mengukur hasilnya dari kerjasama/beriklan dengan AGLOCO dan jika tidak menguntungkan, mereka berhenti. Inilah cara yang dilakukan Google, Yahoo, Ask, dll. Iklan pada sistem mereka bekerja dan beberapa orang membeli produk yang ditawarkan.

Salah satu cara yang dilakukan AGLOCO adalah dengan merekomendasikan para Anggotanya untuk ikut dalam situs affiliasi. Jika Anda ingin melakukan pembelian lewat Internet, sebaiknya lewat situs Personafile. AGLOCO telah bekerjasama dengan Personafile, Inc. agar aktivitas para Anggotanya lebih berarti. Untuk mendapatkan akun Personafile klik link berikut:

http://www.personafile.com/joinNow.html?invite=cridwan

Kode invitasi AGLOCO akan di-set pada form agar Anda dan AGLOCO mendapatkan komisi dari tiap transaksi.

Keuntungan kerjasama AGLOCO dengan Personafile diantaranya:

- Mendapatkan pelayanan yang baik untuk mengatur pembelian produk Anda.

- Produk yang Anda beli dan yang referal Anda beli, akan mendapatkan ‘cash-back’.

- Anda membantu ekonomi AGLOCO dari aktivitas penggunaan Personafile.

Anda dapat memperkenalkan Personafile dengan menempatkan link yang diberikan pada blog, situs, atau ruang-ruang online lain.

Kepopuleran AGLOCO di Alexa

Tulisan ini mungkin bisa menjawab pernyataan tentang kepopuleran AGLOCO, bahwa dulu AGLOCO ketika setelah rilis 13 hari pernah berada pada rangking 2.235 mengalahkan kepopuleran situs-situs tenar yang lain. Tetapi setelah diperiksa mengapa ternyata berbeda (sekarang berada di kisaran 3.000).


Inilah kepopuleran trafik AGLOCO. Seperti yang Anda lihat, pada waktu pertama kali rilis, AGLOCO begitu populer, dan kemudian menurun drastis. Dan sepertinya trafik semakin menurun berangsur-angsur hingga sekarang. Jika Anda perhatikan lebih dekat, garis-garis ini naik lagi. Saya kira trafiknya akan lebih meningkat dengan signifikan pada saat rilis Viewbar nanti.

Saya pernah mendengar status trafik di Alexa tidak benar-benar akurat, sebab trafik yang sesungguhnya adalah pada jumlah pengunjung sebenarnya.

Rabu, 14 November 2007

Sebelum Rilis Tiba


Download E-book

(Last Update: 10/05/2007)

Viewbar AGLOCO akan segera dirilis dan tiap Anggota akan diberikan pemberitahuan lewat email ketika dapat mengunduh Viewbar. Setiap hari akan ditujukan kepada 50.000 Anggota. Ada pemberitahuan lewat email beberapa jam sebelumnya bahwa situs AGLOCO ”Out of Service” untuk beberapa jam – hal ini penting untuk memindahkan sistem download dari server penguji ke server utama.

Beberapa hal yang penting:

1. Jumlah Jam AGLOCO: Anda akan mulai mengumpulkan jam pada account Keanggotaan AGLOCO (saat ini hanya dibatasi hingga 5 jam tiap bulan). Jumlah jam diperoleh selama aktif surfing di Internet. Viewbar memiliki tanda lampu hijau yang menandakan berjalannya waktu penggunaan. Aktivitas surfing para referal akan diakumulasikan kepada Anda rata-rata 25%, artinya jika salah satu dari para referal surfing dengan maksimal 5 jam Anda akan memperoleh 1.25 (0,25 × 5) jam kredit untuk total jumlah jam referal. Anda hanya mendapat jam kredit referal selama Anda sendiri surfing (Artinya jika Anda surfing 3 jam namun seorang referal anda surfing 4 jam, Anda hanya akan mendapat kredit 3 jam pertama meskipun referal Anda surfing 4 jam. Jadi menurut perhitungan Anda hanya mendapat 0,75 (0,25 × 3) jam kredit). AGLOCO mengumpulkan jumlah jam ini tiap bulan dan juga mengakumulasikan total keseluruhan jumlah jam yang didapatkan. Keseluruhan jumlah jam inilah yang digunakan untuk menghitung pendapatan dan distribusi yang lain.

2. Perilisan Awal Untuk Windows: Rilis awal akan ditujukan untuk Windows Vista, XP, 2000 Pro dan 2000 Server. Selanjutnya, AGLOCO akan merilis Viewbar versi untuk Linux dan Mac OS. Viewbar bekerja dengan browser IE (Internet Explorer) 5.5 atau lebih dan Mozilla Firefox 1.5 atau lebih.

3. Distribusi Pendapatan: Untuk menopang keberadaan dengan jangka waktu yang lama, AGLOCO membuat distribusi pendapatan kepada para Anggotanya dengan “positive cash flow” (pendapatan harus lebih besar daripada pengeluaran). Oleh karena itu, jangan dulu berharap langsung mendapat cek seraya menunggu waktu beberapa bulan untuk mengumpulkan pendapatan dari para pengiklan, dan pendapatan ini harus lebih besar untuk distribusi pendapatan kepada para Anggotanya. AGLOCO akan terus memberikan informasi tentang keuangannya dan Anda dapat mengunjungi Blog resmi AGLOCO di http://blog.agloco.com untuk update berita terbaru.

4. Banyak Pengguna dengan Satu Viewbar: Seperti yang dinyatakan sebelumnya, banyak Anggota dapat menggunakan Viewbar yang sama pada komputer yang sama. Dengan hanya sekali mengunduh software Viewbar, tiap Anggota dapat log in dan log out menggunakan Member ID AGLOCO dan password masing-masing (Namun, hanya satu Member ID yang dapat mengakumulasikan jam sekali waktu). Sebagai catatan, hanya satu Viewbar diperbolehkan di layar komputer pada satu waktu.

5. Sekali Download: Viewbar v1.0 sengaja dibuat simpel dan minimalis, namun juga dilengkapi dengan fitur update secara otomatis. Sekali Anda mengunduh Viewbar, Viewbar akan meng-update dengan tambahan dan fitur baru. Fitur ini nantinya berupa ”cash back” langsung ketika seorang Anggota membeli sesuatu pada situs sponsor dan sebagian dari biaya pembelian ini dikembalikan ke account Anggota AGLOCO tersebut.

Bersiaplah dengan Viewbar!!!

Perkembangan Viewbar

Ada beberapa perkembangan menarik dari Viewbar yang dirilis blog resmi AGLOCO. Seperti yang telah diberitahukan sebelumnya bahwa seluruh kinerja Viewbar sudah baik. Hanya saja masih ada kendala pada sisi server iklan, integrasinya sulit untuk diselesaikan. Sebenarnya seluruh Tim Development AGLOCO sangat berharap Viewbar dapat segera didistribusikan kepada seluruh Anggotanya, setelah tertunda lebih dari 2 bulan dari rencana peluncuran semula. Seluruh perbaikan akhir telah dilakukan, dan akan dilakukan pengetesan kembali. Jika seluruhnya bekerja dengan baik, maka bersiap-siaplah dengan Viewbar. Namun jika tidak, perbaikan akan secepat mungkin dilakukan. Jika awal April yang lalu, AGLOCO telah membuat persetujuan dengan 17 jaringan iklan dan ribuan pengiklan, saat ini pada telah terdapat 7 search engine (pada browser Firefox versi 2.0.2, hanya ada 6). Dengan hanya melakukan pencarian lewat Viewbar ini pun kita dibayar. Berikut screenshot Viewbar yang dirilis:

(klik untuk memperbesar)


Sekedar pendapat!

Ada sebagian Anggota yang mulai meragukan 'kebenaran' AGLOCO bahkan mulai 'malas-malasan' merekrut. Apalagi kalau bukan karena belum juga diluncurkannya Viewbar hingga detik ini sejak situs AGLOCO diluncurkan akhir November 2006 yang lalu. Padahal sebagian besar para Anggota sudah sangat berharap Viewbar secepatnya dapat di-download. Pernah dinyatakan akan dilepas pada bulan Maret 2007 yang lalu kemudian ditunda hingga maksimal tanggal 16 April 2007. Namun karena belum beresnya pemrograman di sisi server iklan yang menghubungkan dengan Viewbar, para Anggota AGLOCO yang telah mencapai jutaan di seluruh dunia ini terpaksa harus kembali bersabar.

Adakah para Anggota yang berpikiran bahwa AGLOCO adalah scam? Memanfaatkan para pengiklan untuk menghasilkan uang kemudian menghilang begitu saja? Sebaiknya buang jauh-jauh terlebih dahulu pikiran tersebut. Mengapa? Ingat, di dalam tim AGLOCO terdapat pakar-pakar yang tidak ingin nama bahkan mungkin karirnya terpuruk. Sebut saja dua investor besar seperti Carl Anderson dan Dave Pidwell – pada gambar – (keduanya juga penyandang dana ketika mendirikan AllAdvantage), juga ada Zaw Thet dan yang lainnya. Kemudian Ray Everett-Church atau Valerie Williamson, dua pakar ternama teknologi informasi (TI) di bidangnya masing-masing. Tidak lupa Jim Jorgensen sendiri, sang penggagas diluncurkannya AllAdvantage.com (pada waktu itu AllAdvantage sendiri memiliki 850 pekerja di 35 kantor seluruh dunia dengan para investor tamu diantaranya mantan presiden Bill Clinton, John Doerr, Frank Quattrone, dll serta yang sekarang menjabat sebagai CEO Google, Eric Schmidt lalu Elon Musk pendiri PayPal, Craig Mundie dari Microsoft Chief Strategiest, dan Pendiri Oracle, Larry Ellison). Bagaimana dengan para Anggotanya? Sebut saja John Chow atau Valerie Underhill yang sudah bertahun-tahun malang melintang berbisnis dan menghasilkan uang dari Internet (bahkan John Chow sendiri pernah ‘merasakan’ kesuksesan AlAdvantage.com dengan penghasilannya yang ribuan Dollar), barangkali akan sulit meraih kepercayaan kembali di kemudian hari bila ingin menawarkan program bisnis Internet lainnya padahal Anggotanya sudah mencapai ribuan orang. Bagaimana pun kebesaran nama AGLOCO (a global community) telah merebut hati dan menyatukan jutaan para pengguna Internet di seluruh dunia.

You decide!

Kabar Viewbar



Penundaan rilis Viewbar berkenaan dengan integrasi pada server iklan dengan Viewbar. Hal ini membutuhkan pemrograman yang rumit diantara keduanya untuk dapat berjalan dengan baik. Setelah hal tersebut dapat diatasi, area download akan diperlukan untuk pengujian transfer dari server penguji menuju situs utama untuk menangani volume. Ketika dilakukan pengujian, situs akan ‘down’ untuk beberapa waktu, namun peringatan akan diberikan sebelumnya.

--------------

April telah tiba, dan seperti yang dikatakan dalam blog mereka, Viewbar akan dirilis bulan ini. AGLOCO akan mengirim sebuah email secara langsung kepada setiap Anggota ketika account-nya diperbolehkan untuk mendownload Viewbar dengan informasi detail menyangkut hal-hal berikut:

Proses Download: Seperti yang telah didiskusikan, AGLOCO akan merilis Viewbar pertama kali kepada para Anggota yang bergabung lebih awal. Saat ini, rencananya adalah untuk memiliki Viewbar pertama kali tersedia untuk Anggota dengan nomer ID yang dimulai BBBB hingga BBBF (termasuk ID yang dimulai dengan AGLO), sekitar 50.000 Anggota. AGLOCO akan terus menerus merilis Viewbar pada urutan Anggota mendaftar (tiap Anggota akan diberitahukan lewat email ketika account mereka berhak untuk mendownload Viewbar). Rencananya setiap hari akan dilakukan rilis 50.000 Viewbar hingga para Anggota yang telah mendaftar pada masa pre-launching akan dapat mengunduh Viewbar (berarti seluruh Anggota akan mendapatkan Viewbar dalam 10 – 11 hari). Hal ini membantah ketakutan beberapa Anggota bahwa harus menununggu beberapa minggu atau bulan untuk dapat menggunakan Viewbar.

Banyak Pengguna dalam Satu Viewbar: Seperti yang dinyatakan sebelumnya, banyak Anggota dapat menggunakan Viewbar yang sama pada komputer yang sama. Hanya sekali mendownload Viewbar akan dibutuhkan sehingga software Viewbar akan memungkinkan setiap Anggota untuk log in dan log out menggunakan Member ID AGLOCO dan password mereka (tetapi, hanya satu Member ID dapat diakumulasikan waktu penggunaan Viewbar pada satu kali waktu).

Awal Perilisan untuk Windows: Perilisan Viewbar pada permulaannya untuk Windows Vista, XP, dan 2000. Selanjutnya, AGLOCO akan merilis Viewbar versi Mac OS dan Linux. Hingga saatnya, pengguna Mac/Linux dapat tetap log in pada komputer dengan sistem operasi Windows dan mengakumulasikan 5 jam. Nantinya, 5 jam tiap bulan (sekitar 10 menit tiap hari rata-rata) pada komputer yang berbasis windows dapat diatur hingga versi Mac/Linux dapat dirilis.

Update: Viewbar versi 1.0 dibuat simpel dan minimalis, tapi juga dilengkapi dengan fitur update secara otomatis. Sekali download untuk pertama kali, Viewbar akan terupdate dengan penambahan dan fitur baru yang tersedia.

Pendapatan dan Persetujuan dengan para Pengiklan: Hingga saat ini AGLOCO telah melakukan persetujuan dengan 17 jaringan iklan. Persetujuan ini ditambah dengan iklan langsung yang menyediakan AGLOCO ribuan pengiklan dengan ribuan iklan untuk software Viewbar.

Seperti yang telah dikatakan beberapa Anggota, pendapatan awal AGLOCO memang tidak akan langsung didistribusikan kepada para Anggotanya. Kita tidak tahu seberapa besar pendapatan yang akan diperoleh, dan berapa biaya-biaya operasional AGLOCO. Perlu diingat seperti yang pernah dikatakan bahwa AGLOCO bukanlah "cara untuk cepat kaya", dan AGLOCO akan mengelola dengan bijaksana untuk membangun AGLOCO sebagai perusahaan penopang yang dapat mengatur distribusi pendapatan Anggotanya terhadap biaya-biaya perusahaan. Penting untuk ditambahkan bahwa seluruh Anggota akan mulai mengakumulasikan jam dari ketika menggunakan Viewbar – termasuk jumlah jam para referral. Dalam hal ini penggunaan Viewbar tiap jam dan keseluruhan jam tiap bulan akan digunakan dalam penentuan distribusi pendapatan kepada para Anggota.

AGLOCO Dalam Majalah 'The Economist'


Agloco dibahas dalam majalah The Economist dengan sub-judul: “Online Advertising: New business models let communities of internet users control how their personal information is bought and sold.” Berikut kutipannya: “Yet another example, established by a group of Stanford graduates, is Agloco. ‘Advertisers, search providers and online retailers are paying billions to reach you while you surf,’ says its website. ‘How much of that money are you getting? You deserve a piece of the action.’ Like Attention Trust, Agloco is based on a browser plug-in that tracks users’ online activity and then uses this information to allow advertisers to target people with specific interests. Agloco promises to return 90% of ad revenue, sales commissions and other income to its users. In a further twist, those who recruit other users get a cut of the revenue, too. Akshay Mavani of Agloco says the firm is on target to sign up 10m users by July.”

AGLOCO Di Era Web Generasi Kedua.


Pebisnis internet pasti paham bahwa 2001 adalah tahun kelam Dotcom. Saat itu memang sebagian besar Dotcom yang menghiasi pentas bisnis tiga tahun sebelumnya dan menjadi primadona investasi dunia, tiba-tiba rontok, bertumbangan dan mati. Dotcom Boom berubah menjadi Dotcom Crash atau Dotcom Doom. Banyak yang menangis, terutama para investor. Salah satu korbannya adalah AllAdvantage.com, sebelum “lahir kembalinya” AGLOCO. Apakah kehancuran dotcomers lama dan lahirnya jenis dotcomers baru menandai lahirnya generasi baru web?

Dalam pengaplikasian web HTML tidak mungkin sendiri dalam membuat suatu desain yang benar-benar bagus. Oleh karena itu HTML selalu ditemani oleh CSS (Cascading Style Sheet) untuk mempercantik desain, JavaScript untuk membuat tampilan yang dinamis, dan XML (eXtensible Markup Language) yang digunakan untuk mendefinisikan format data. Teknologi penggabungan dari JavaScript dan XML saat ini yang marak disebut dengan AJAX (Asynchorous JavaScript And XML) yang menekankan pada pengelolaan konten dalam website. Web 2.0 merupakan teknologi web yang menyatukan teknologi-teknologi yang dimiliki dalam membangun web. Penyatuan tersebut merupakan gabungan dari HTML, CSS, JavaScript, XML, dan tentunya AJAX.

Tren penggunaan Ajax merupakan kewajiban bagi website generasi mendatang. Perkembangan web 2.0 lebih menekankan pada perubahan cara berpikir dalam menyajikan konten dan tampilan di dalam sebuah website. Dalam perkembangannya Web 2.0 diaplikasikan sebagai bentuk penyajian halaman web yang bersifat sebagai program desktop pada umumnya seperti Windows. Fungsi-fungsi pada penerapannya sudah bersifat seperti desktop, seperti drag and drop, auto-complete, serta fungsi lainnya. Aplikasi Web 2.0 disajikan secara penuh dalam suatu web browser tanpa membutuhkan teknologi perangkat yang canggih dari sisi user. Tidak mengherankan bila suatu aplikasi (software) dapat diakses secara online tanpa harus menginstalnya terlebih dahulu. Software tersebut misalnya software pengolah kata (seperti MS Word) atau software pengolah angka (seperti MS Excel). Implementasi dari teknologi Web 2.0 dapat dilihat pada aplikasi spreadsheet pada Google yang merupakan aplikasi untuk operasi mengolah angka seperti MS Excel. Aplikasi ini dapat dilihat pada http://spreadsheets.google.com/, tentunya aplikasi tersebut membutuhkan suatu akun Google untuk memasukinya. Tampilan Yahoo Mail yang baru mirip Microsoft Outlook. Anda dapat melakukan drag and drop untuk menghapus sebuah e-mail. Tentu saja Yahoo menggunakan Ajax.

Jika Web 1.0 adalah dunianya web programmer dan web designer, maka Web 2.0 adalah dunianya user. Karena itulah, user bisa membuat konten, yang menghasilkan istilah user generated content. Majalah Information Week memberi definisi yang mengena. Web 2.0 is all the Web sites out there that get their value from the actions of users.

Aksi user yang seperti apa? Ini beberapa contohnya:
- Wikipedia, ensiklopedia yang ditulis dan di-edit oleh users.
- Flickr, situs dimana user bisa mengirim dan membagi gambar.

- Rapidshare, tempatnya berbagi file (upload dan download).

- cBox, ruang chat yang bisa ditempatkan web, mirip dengan mIRC.

- YouTube, situs untuk sharing video online.

- Fupei, memungkinkan MP3 online dipasang dan didengarkan di halaman web.

- Blogger, tanpa bersusah payah mendalami tetek bengek pemrograman, membuat pengguna dapat menuangkan tulisan pribadinya.

- Technocrati, mesin pencari blog yang meranking blog berdasarkan seberapa banyak link sebuah blog ke blog lain.

Dan sekarang user cenderung memilih konten yang diinginkan, misal di situs jaringan sosial (Friendster atau Myspace), kita bisa memilih teman atau memilih template (tema) yang kita suka dan menggantinya kalau kita bosan, terus era syndication (RSS), kita bisa membaca berita terbaru bahkan tanpa membuka situsnya sekalipun, menggunakan RSS Reader yang bertebaran jumlahnya, baik desktop aplikasi maupun web based. Blog pun dapat dimanfaatkan sebagai RSS Reader dengan Feedburner. Dan lagi, Sosial Bookmarking seperti Furl, Del.icio.us & Digg. Dan di MyLot, Anda bisa berdiskusi dengan para pengguna di seluruh dunia, dibayar lagi! Dengan Google AdSense Anda bisa mendapatkan uang hanya dengan memasang iklan di website atau blog Anda.

Dan juga era orang memamerkan hasil karyanya baik berupa tulisan di blog, podcast, atau video (YouTube/Google Video). Yang satu ini (Youtube), kenapa Google mau beli Youtube US $ 1,6 Milyar. Karena tahu akan prospek generasi web selanjutnya, dan generasi iklan multimedia via video online. Mungkin nanti Anda akan melihat iklan sebagai intro sebelum Video Play, siapa tahu ada iklannya Mbah Maridjan di YouTube! Roso..roso..!!! :-)

Bagaimana dengan AGLOCO? Lahirnya kembali era “Get Paid to Surf the Web” dengan mengusung desktop aplikasi berupa Viewbar, memungkinkan pengguna memperoleh bagian pendapatan iklan yang dilihat langsung di desktop. Intinya para pengiklan membayar kepada AGLOCO, lalu iklan ditampilkan, yang lihat iklan dibayar! Simple bukan?! Semakin banyak Anggota, makin banyak pula pendapatan yang akan AGLOCO dapatkan. Bukan itu saja, suatu saat Viewbar berencana akan ditambahkan: proteksi privasi, anti-spyware, proteksi terhadap phising, IM (Instant Messenger) dan voice communications antar anggota, RSS Feeds, broadcast communication, tips-tips keanggotaan dan fungsi-fungsi yang lain.


Jadi kuncinya adalah keterlibatan user. Saya sendiri melihat, bahwa semua itu bisa terjadi jika user terbodoh bisa melakukan aksi di Internet, bukan hanya membaca halaman-halaman web. Aksi user hanya bisa terjadi jika semuanya mudah. Mau komentar mudah. Mau bikin blog mudah. Mau lihat video atau dengerin musik mudah. Mau jadi member dan menambah teman di Friendster mudah. Anda tidak perlu paham programming atau web desain untuk melakukan itu semua. Anda bisa beraksi dan berbuat sesuatu di Internet, meski Anda tak memiliki pemahaman teknis. Jika Web 1.0 adalah mengenai diri kita sendiri, maka Web 2.0 adalah mengenai saling interaksi antara diri kita sendiri dan orang lain. Dan jika Web 1.0 adalah dunianya web programmer dan web designer, maka Web 2.0 adalah dunianya user. Karena itulah, user bisa membuat konten, yang menghasilkan istilah
user generated content.

Memang, Web 2.0 juga tidak melulu hanya soal kemampuan user berinteraksi, namun juga kemampuan aplikasi web yang saling berinteraksi dan berintegrasi. Makanya muncul pula terminologi mash-up tentang integrasi antar aplikasi web. Tak heran kemudian, Web 2.0 juga mulai diadopsi oleh aplikasi enterprise, tidak semata hanya oleh portal-portal komunitas B2C atau C2C saja, namun juga B2B seperti yang dilakukan oleh Salesforce.com dengan Appexchange-nya, atau kolaborasi BEA WebLogic dengan Google. Namun apapun, semua definisi akan bermuara pada hal yang sama tentang web sebagai platform, untuk menjalankan berbagai aplikasi, yang content-nya dinamis karena dikendalikan oleh user (manusia atau aplikasi lain).

Sederhananya: Web generasi kedua adalah “Dari Pengguna, Oleh Pengguna dan Untuk Pengguna!” Tidak jauh berbeda dengan AGLOCO.

Bagaimana dengan konsep web 3.0 yang terlebih dahulu telah direncanakan dengan AI (Artificial Intellegence/Kecerdasan Buatan) Web? Kita tunggu saja…

Dari: Berbagai Sumber.

Penghargaan Pada Masa Pre-launching

Di tahun 1999, AllAdvantage pernah memberikan lebih dari $120 juta Dollar kepada para anggotanya. Dan hanya dalam 18 bulan setelah peluncuran, jumlah anggota mencapai 10 juta.

Tahukah Anda? Dahulu ada orang-orang yang pernah mendapatkan penghasilan hingga US $25,000 dari AllAdvantage.com. Orang-orang ini adalah para anggota yang turut membangun AllAdvantage pada masa pre-launching. Artinya mereka mendaftar dan mengembangkan jaringannya ketika Viewbar belum dirilis.

Sama seperti AGLOCO (reinkarnasi dari AllAdvantage), siapapun yang mendaftar pada masa pre-launching dan turut mengembangkan komunitasnya, AGLOCO menyatakan akan memberikan penghargaan berupa pendapatan yang lebih dibandingkan pada orang-orang yang terlambat mendaftar setelah rilis Viewbar nantinya. Jadi inilah saat yang tepat untuk membangun AGLOCO sebelum rilis Viewbar tiba.

Kabar terbaru tentang rilis Viewbar

Berikut pernyataan Team Development AGLOCO tentang rilis Viewbar pada tanggal 08 Maret 2007 lalu:

“Viewbar Update: Our lead tech development engineer is still in Shanghai with the Viewbar team (now seven engineers). Cutting to the point, the current release date is now between 18 and 39 days (between Monday March 26th and Monday April 16th). I am told this is all a function of the QA testing results.”

Bersabarlah! Banyak orang selalu menginginkan segalanya serba cepat. Hal ini membutuhkan waktu, pendanaan dan orang-orang untuk membangun segalanya, dan AGLOCO sedang menuju kesana. Para anggota AllAdvantage.com pernah mengeluhkan terlalu lambat, dan setelah perusahaan telah tutup mereka baru menyadari bagaimana sebaiknya dahulu. Bayangkan bagaimana harus mengirimkan cek lebih dari $100 juta Dollar kepada para anggotanya! Jadi berikan waktu untuk membangun sebuah jaringan ekonomi yang kuat untuk membagikan kekayaan internet dengan jutaan para penggunanya.

Ketika Viewbar dirilis dan pendapatan iklan dimulai, AGLOCO akan berdasarkan pada informasi ini, rata-rata per jam. Maka Anda pun akan dibayar sesuai dengan jumlah jam pada account Anda (kolom ketiga pada tabel akan terus kosong hingga Viewbar dirilis).

Setelah mendownload Viewbar, hanya membutuhkan satu kali instal (selanjutnya update akan diproses secara otomatis). Viewbar ditempatkan pada area kecil di bawah layar desktop komputer dan batasan 5 jam browsing tiap bulan akan terakumulasi sementara Viewbar tetap aktif.

AGLOCO tetap akan memiliki biaya-biaya operasi (perawatan situs, bandwidth, asuransi, telepon, ruang kantor, penjualan dan administrasi, dll), namun seperti Google biaya-biaya ini sangat sedikit dibandingkan dengan yang dihasilkan para Anggotanya.

AGLOCO adalah reinkarnasi AllAdvantage



AllAdvantage adalah sebuah perusahaan pengiklan Internet yang pernah sangat sukses yang memposisikan dirinya sebagai “Penyedia Informasi” pertama di dunia dengan membayar anggota-anggotanya yang aktif memperoleh bagian pendapatan iklan dari kebiasaan-kebiasaan online mereka. AllAdvantage menjadi sangat terkenal dengan slogan mereka “Get Paid to Surf the Web” (Dibayar untuk Surfing di Web, pen.), sebuah kalimat yang semenjak itu menjadi sinonim dengan sebuah kesatuan yang luas dari sistem pembagian pendapatan iklan online.

AllAdvantage diluncurkan pada 31 Maret 1999, sebagai pendiri diantaranya Jim Jorgensen, Johannes Pohle, Carl Anderson, dan Oliver Brock. Hingga mendekati 2 tahun beroperasi, menaikkan pertumbuhan modal hampir sebesar $200 Juta dan para anggotanya menjadi lebih dari 10 Juta pada 18 bulan pertama beroperasi. Dalam 6 bulan peluncurannya, menjadi website yang paling banyak dikunjungi menurut Nielsen/NetRatings dan perusahaan-perusahaan penyurvei trafik Internet serta tetap menduduki ‘top 20’ selama keberadaannya.

AllAdvantage mengkontribusikan beberapa konsep baru untuk pasar yang berdampak hingga sekarang. Sebagai contoh, perusahaan software Viewbar™ adalah salah satu teknologi pemasang iklan pada desktop sejak awal. Viewbar™ menunjukkan iklan-iklan di dekat jendela aplikasi yang dapat didudukkan pada bagian bawah layar pengguna, memunculkan iklan-iklan yang isinya dilihat oleh pengguna ketika menjelajahi website (familiar dengan Google Toolbar?). Ini memungkinan untuk membayar sejumlah besar komisi tunai yang didapat dari iklan-iklan dan tetap menguntungkan.

Perusahaan juga menunjuk badan hukum pertama di dunia Chief Privacy Officer, membuat peraturan sebagai penanggungjawab senior eksekutif untuk melindungi privasi dan keamanan data-data penggunanya serta mengurus berbagai resiko dan ancaman pada keberadaan layanan ini. Perusahaan menunjuk pengacara pribadi Ray Everett-Church yang ditempatkan pertama kali pada Agustus 1999, memulai sebuah tren yang menyebar dengan sangat cepat diantara perusahaan-perusahaan besar, baik offline maupun online. Pada tahun 2001, organisasi penelitian non-profit ‘Privacy and American Business’ melaporkan sejumlah ‘Fortune 500’ perusahaan-perusahaan yang menunjuk senior eksekutif dengan hak atau peranan sebagai Chief Privacy Officer. Pernah memperhatikan situs dengan tulisan ‘Privacy Policy’ (kebijakan kerahasiaan) di bagian bawahnya? AllAdvantage-lah yang pertama kali melakukannya.

AllAdvantage mungkin yang paling diingat atas adaptasi kesuksesan konsep “viral marketing”, sebuah istilah yang diciptakan pertama kali oleh Draper Fisher Jurvetson. Pada viral marketing, para anggota mempromosikan kepada orang lain dan rekan-rekannya, yang mana AllAdvantage memberikan kompensasi, menghadiahkan para anggotanya yang sukses mempromosikan anggota lain yang direferensikannya. Pada Mei 2000 artikel Red Herring Magazine, Steve Jurvetson menyebutkan AllAdvantage sebagai contoh utama viral marketing yang sukses.

AllAdvantage pada puncaknya menjadi korban penurunan yang tajam pada dana iklan sebagai korban ‘booming’ dotcom dan ekonomi AS memasuki resesi pada periode pertengahan tahun 2000. AllAdvantage berencana menawarkan saham pada awal 2000, ditanggung oleh investor bankir legendaris Frank Quattrone dan perusahaannya ‘Credit Suisse First Boston’. Pada pertengahan 2000, penawaran dibatalkan. Perusahaan melanjutkan mencari sumber-sumber pendapatan baru dan memperluas penawarannya meliputi undian. Tetapi perusahaan pada akhirnya menghentikan operasinya pada Februari 2001. Pada waktu ditutupnya, perusahaan telah memberikan lebih dari $120 juta kepada para anggotanya.

Dan pada 20 November 2006, dilaporkan oleh beberapa pendiri AllAdvantage telah bereinkarnasi pada bisnisnya dibawah satu perusahaan baru, AGLOCO™.

DAFTAR UNTUK ACCOUNT AGLOCO™ GRATIS DISINI!!